KAYONG UTARA, SP - Merespons kondisi kekeringan yang melanda wilayah Sukadana dalam beberapa bulan terakhir, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sukadana menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di empat titik di wilayah Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemuda Muhammadiyah terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Kondisi kekeringan membuat ketersediaan air semakin terbatas, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan keperluan ibadah.
Empat titik yang menjadi lokasi penyaluran air bersih yakni Musholla Ar Raudhoh, Jalan Batu Daya 1; Masjid Al Hikmah, Jalan Tanah Merah; Masjid Al Aqwam, Jalan Sungai Mengkuang; serta MQ Al Hayyu, Jalan Cik Rangga.
Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukadana, Sidik Puji Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang terjadi di wilayah Sukadana.
“Ini juga merupakan upaya kita untuk membantu mengatasi kekeringan yang melanda wilayah Sukadana selama beberapa bulan terakhir. Kondisi ini membuat air bersih sulit didapatkan oleh warga, khususnya untuk kebutuhan ibadah seperti berwudhu sebelum melaksanakan salat,” ujar Sidik.
Menurutnya, keterbatasan air bersih tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menyentuh aktivitas keagamaan masyarakat.
Karena itu, Pemuda Muhammadiyah berinisiatif untuk hadir dan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang dapat dijangkau.
Penyaluran air bersih dilakukan secara langsung dengan mendistribusikan air ke titik-titik yang telah ditentukan.
Kehadiran Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi bagian dari gerakan sosial untuk saling membantu di tengah kondisi kekeringan.
Aksi ini juga menjadi wujud nyata semangat Muhammadiyah untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Bagi Pemuda Muhammadiyah, kepedulian sosial tidak berhenti pada gagasan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan langsung, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar.
Di tengah musim kering, setetes air menjadi begitu berarti. Dari empat titik di Sukadana, Pemuda Muhammadiyah memilih untuk hadir, berbagi, dan membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih termasuk menjaga agar aktivitas ibadah tetap dapat berjalan dengan baik. (*)